WAHANANEWS.CO, Jakarta - Di balik gemerlap popularitas dunia influencer, realitas pahit justru mengintai ketika banyak kreator konten kesulitan meraih penghasilan stabil di tengah persaingan yang semakin padat.
Fenomena ini terjadi seiring meningkatnya jumlah orang yang ingin menjadi kreator konten seperti YouTuber hingga TikToker ternama, termasuk figur populer di Indonesia seperti Raffi Ahmad.
Baca Juga:
Polisi Periksa Sejumlah Influencer dalam Kasus Hanania Travel, Ini Daftar Nama-Namanya
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa industri kreator konten kini semakin sesak dengan persaingan ketat untuk mendapatkan penghasilan.
Platform media sosial juga dilaporkan tidak lagi memberikan komisi sebesar sebelumnya kepada para kreator.
Selain itu, perusahaan atau brand kini semakin selektif dalam memilih influencer untuk bekerja sama.
Baca Juga:
Masih Layakkah May Day Dirayakan?
Salah satu contoh datang dari kreator konten Clint Brantley yang telah bekerja penuh waktu selama tiga tahun.
Ia membagikan konten di berbagai platform seperti TikTok, YouTube, dan Twitch dengan fokus pada tren game mobile Fortnite.
Meski memiliki lebih dari 400.000 pengikut dan rata-rata penonton di atas 100.000, pendapatannya masih lebih kecil dibandingkan gaji median pekerja penuh waktu di Amerika Serikat pada 2023.