WAHANANEWS.CO, Jakarta - Seorang influencer mendapat kecaman dari banyak orang, bahkan pemerintah, karena asal sebut makanan halal. Ia menyebut 'babi halal' yang mana berkebalikan dengan ajaran Islam.
Dalam ajaran dan hukum Islam, babi merupakan hewan yang diharamkan. Larangan tersebut bertujuan untuk menjaga kemurnian dan kebersihan spiritual umat muslim. Hukum konsumsi babi haram juga diperkuat oleh sifat dan kondisi babi yang dianggap najis dan tidak sehat.
Baca Juga:
Jadi Influencer Gak Seindah Feed, Banyak yang Nyaris Bangkrut Diam-diam
Dengan hukum tersebut, muslim diwajibkan menghindari babi, termasuk mengonsumsi, memegang, atau menggunakan produk berbahan kulit babi.
Larangan babi haram untuk orang muslim sudah tersebar luas dan diketahui oleh banyak orang. Namun siapa sangka ada yang asal menyebut babi halal. Klaim tersebut dilontarkan seorang konten kreator asal Filipina.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, konten kreator Crist Briand bertanya di mana mencari daging 'babi halal'. Unggahan Crist Briand telah dihapus, tetapi tangkapan layar (screenshot) dari ucapannya terus beredar.
Baca Juga:
Masih Layakkah May Day Dirayakan?
Hal ini memicu reaksi marah dan seruan pertanggungjawaban dari banyak pihak, lapor South China Morning Post pada Kamis, (4/9/2025).
Seorang pengguna di media sosial mendesak pihak berwenang untuk menghapus akun Facebook Crist. Sebab, ucapannya merupakan masalah serius bagi umat Islam.
Pengguna lain juga menantang apakah Crist berani menunjukkan rasa tidak hormat tersebut di dalam komunitas Muslim.