Meski terlihat menjanjikan, pekerjaan sebagai kreator konten ternyata membutuhkan usaha besar mulai dari perencanaan, produksi, hingga interaksi dengan audiens.
"Ini adalah pekerjaan yang sangat berat dibandingkan apa yang dikira kebanyakan orang."
Baca Juga:
Polisi Periksa Sejumlah Influencer dalam Kasus Hanania Travel, Ini Daftar Nama-Namanya
Pernyataan tersebut disampaikan oleh analis Jasmine Enberg yang menilai banyak orang meremehkan kompleksitas profesi ini.
"Kreator yang bisa hidup dengan menjadi influencer telah melakukan pekerjaan ini selama bertahun-tahun."
Selain tekanan kerja, para kreator juga menghadapi keterbatasan karena tidak mendapatkan fasilitas seperti jaminan kesehatan atau pensiun sebagaimana pekerja kantoran.
Baca Juga:
Masih Layakkah May Day Dirayakan?
Di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi global, kondisi ini semakin memperberat upaya mereka dalam menjaga kestabilan finansial.
Pendapatan dari platform juga terus mengalami penurunan akibat perubahan kebijakan monetisasi.
TikTok, YouTube, dan Instagram sebelumnya memberikan berbagai program insentif untuk menarik kreator, namun kini syaratnya semakin ketat.