Meski terlihat menjanjikan, pekerjaan sebagai kreator konten ternyata membutuhkan usaha besar mulai dari perencanaan, produksi, hingga interaksi dengan audiens.
"Ini adalah pekerjaan yang sangat berat dibandingkan apa yang dikira kebanyakan orang."
Baca Juga:
Cium Tangan Lalu Dihabisi, Mantan Menantu Diduga Terlibat Pembunuhan Lansia di Rumbai Pekanbaru
Pernyataan tersebut disampaikan oleh analis Jasmine Enberg yang menilai banyak orang meremehkan kompleksitas profesi ini.
"Kreator yang bisa hidup dengan menjadi influencer telah melakukan pekerjaan ini selama bertahun-tahun."
Selain tekanan kerja, para kreator juga menghadapi keterbatasan karena tidak mendapatkan fasilitas seperti jaminan kesehatan atau pensiun sebagaimana pekerja kantoran.
Baca Juga:
Ramai di Medsos, Status Ayu Aulia di GBN-MI Dijelaskan
Di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi global, kondisi ini semakin memperberat upaya mereka dalam menjaga kestabilan finansial.
Pendapatan dari platform juga terus mengalami penurunan akibat perubahan kebijakan monetisasi.
TikTok, YouTube, dan Instagram sebelumnya memberikan berbagai program insentif untuk menarik kreator, namun kini syaratnya semakin ketat.