Merasa gagal
Banyak penulis yang menderita writer’s block sering mengalami rasa sakit emosional baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional mereka. Fakta bahwa seorang penulis merasa akan gagal jika tidak menulis setiap hari, atau tulisannya jelek, merupakan sumber tekanan mental yang menghalanginya untuk terus menulis.
Baca Juga:
Peneliti: Menulis dengan Tangan Bisa Optimalkan Konektivitas Otak
Terlalu sibuk observasi
Ada baiknya melakukan riset dan observasi sebelum menulis. Hasil riset Anda bisa menghasilkan ide-ide baru untuk menulis. Tetapi jika Anda terlalu sibuk dengan penelitian Anda sehingga Anda lupa menuliskannya, itu akan menghambat perkembangan tulisan Anda.
Terlalu banyak pengamatan mengaburkan fokus penelitian dan membuang-buang waktu penulis.
Baca Juga:
8 Langkah Membangun Karir Sebagai Writerpreneur
Kehilangan semangat menulis.
Kondisi ini jadi peringatan besar ketika penulis mulai kehilangan motivasi dan inspirasi untuk menulis. Penulis mungkin terjebak pada kalimat yang tidak ingin mereka sampaikan, atau mereka mungkin sama sekali tidak tertarik untuk menulis lagi.
6.Terlalu Sering Mengoreksi Tulisan