WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menginap di hotel untuk pertama kalinya bisa terasa seperti masuk ke “dunia baru” yang sedikit mewah, sedikit membingungkan, dan kadang juga sedikit memalukan ketika kita baru sadar ada aturan-aturan kecil yang tidak pernah diajarkan sebelumnya.
Begitu melangkah ke lobi dengan aroma wangi khas hotel, lampu gantung yang berkilau, dan lantai marmer yang mengilap, banyak orang langsung merasa kagok karena suasana terasa jauh berbeda dibanding rumah kontrakan atau penginapan sederhana yang biasa mereka tempati.
Baca Juga:
Mewah dan Eksklusif, Inilah Daftar Hotel Termahal di Dunia
Mulai dari membuka pintu kamar dengan kartu magnetik, memahami fungsi berbagai tombol di dinding, hingga menentukan mana minuman gratis dan mana yang bisa membuat tagihan membengkak saat checkout.
Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan kecil yang sering membuat staf hotel langsung tahu bahwa tamu tersebut belum terlalu sering menginap di hotel berbintang.
Dilansir dari Geediting, berikut sepuluh kebiasaan yang sering dilakukan tamu hotel pemula yang kadang bikin staf tersenyum sendiri.
Baca Juga:
Sektor Hospitality Diizinkan Hidup Lewat Kegiatan Pemda
1. Semua Barang Kamar Terasa Seperti “Oleh-oleh Gratis”
Bagi tamu yang baru pertama kali menginap, semua benda kecil di kamar terasa seperti bonus liburan yang sayang jika tidak dimanfaatkan.
Sampo, sabun, sikat gigi, sandal hotel, hingga botol air mineral sering langsung masuk koper tanpa pikir panjang.
Padahal tidak semua barang memang boleh dibawa pulang.
Traveler berpengalaman biasanya sudah tahu mana yang benar-benar gratis dan mana yang hanya dipinjamkan selama menginap.
2. Bingung Melihat Banyak Tombol di Kamar
Masuk kamar hotel kadang terasa seperti masuk ruang kontrol pesawat.
Ada tombol lampu, AC, tirai, bahkan tombol layanan yang belum tentu langsung dipahami.
Sebagian tamu mencoba menekan satu per satu hanya untuk melihat apa yang terjadi.
“Kak, cara buka TV-nya gimana?” adalah salah satu pertanyaan klasik yang sering didengar resepsionis.
3. Kalap Saat Sarapan Buffet
Meja sarapan hotel sering terlihat seperti surga kecil bagi tamu yang baru pertama kali menginap.
Akibatnya satu piring bisa berisi nasi goreng, roti, sosis, telur, buah, dan kue sekaligus.
Padahal aturan tak tertulis buffet cukup sederhana: ambil sedikit dulu, kalau masih lapar bisa kembali lagi.
Traveler berpengalaman biasanya lebih santai karena tahu makanan tidak akan habis dalam lima menit.
4. Mengira Semua Isi Kulkas Mini Itu Gratis
Minibar adalah salah satu jebakan klasik bagi tamu hotel pemula.
Minuman bersoda dingin, cokelat kecil, dan air mineral premium terlihat seperti fasilitas gratis dari hotel.
Namun saat checkout, barulah muncul kejutan kecil di tagihan kamar.
Traveler yang sudah terbiasa biasanya memilih membeli minuman di luar atau memesan lewat room service.
5. Menutup Pintu Kamar Seperti Pintu Gudang
Koridor hotel biasanya sunyi dan tenang.
Karena itu suara pintu kamar yang dibanting bisa terdengar sangat jelas.
Banyak tamu baru mengira pintu harus ditutup kuat agar terkunci.
Padahal cukup didorong perlahan karena sistem magnet akan menutupnya otomatis.
6. Menelepon Resepsionis untuk Hal Sepele
Bagi tamu yang belum terbiasa, solusi tercepat saat bingung adalah menelepon resepsionis.
Mulai dari menanyakan cara menyalakan televisi sampai meminta sendok tambahan.
“Pak, boleh minta sendok lagi padahal sudah disediakan di kamar?” adalah salah satu panggilan yang sering membuat staf tersenyum.
7. Menjemur Handuk di Balkon
Refleks kebiasaan rumah sering terbawa saat menginap di hotel.
Handuk yang sudah dipakai langsung dijemur di balkon atau di kursi kamar.
Padahal hotel biasanya menyediakan penggantian handuk setiap hari atau layanan laundry.
Namun bagi sebagian orang, memastikan handuk kering sendiri terasa lebih aman.
8. Mandi Lama Seperti Sedang Liburan di Waterpark
Kamar mandi hotel dengan shower air panas sering terasa terlalu nyaman untuk dilewatkan begitu saja.
Akibatnya mandi bisa berlangsung sangat lama.
Sayangnya sebagian tamu lupa menutup tirai atau tidak memahami fungsi pembatas kaca sehingga kamar mandi jadi banjir kecil.
9. Hotel Berubah Jadi Studio Foto
Bagi sebagian tamu, pengalaman menginap di hotel terasa terlalu sayang jika tidak didokumentasikan.
Lobi, lift, koridor, kolam renang, hingga kamar mandi bisa menjadi lokasi foto.
Tidak jarang sarapan pun ikut difoto sebelum dimakan.
Staf hotel biasanya sudah hafal tanda ini: tamu sedang menikmati pengalaman yang jarang terjadi.
10. Terlalu Tegang Saat Bertemu Staf Hotel
Beberapa tamu terlihat sangat gugup saat staf membuka pintu atau menyapa dengan ramah.
Ada yang terlalu formal, ada juga yang merasa harus memberi tip untuk hampir semua layanan.
Traveler yang sering menginap biasanya lebih santai karena tahu pelayanan ramah memang bagian dari standar hotel.
Pada akhirnya, kebiasaan-kebiasaan ini bukan sesuatu yang memalukan.
Justru bagi banyak orang, pengalaman pertama menginap di hotel adalah momen menyenangkan yang selalu diingat.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]