WahanaNews.co | Menparekeraf Sandiaga Uno mengapresiasi adanya unsur keberlanjutan energi baru dan terbarukan (EBT) di kawasan wisata Desa Cisaat, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Sabtu (5/3/2022).
“Satu program yang diharapkan mampu meningkatkan penghasilan bagi masyarakat dan memiliki unsur keberlanjutan energi baru dan terbarukan yaitu produk arang dari kayu mahoni yang sudah diekspor,” ujar Sandiaga saat menyambangi kawasan wisata tersebut.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi PLN Indonesia Power Atas Target Berkelanjutan EBT Hijau dan Hydro yang Bisa Bersaing di Kancah Internasional
Menparekraf mengapresiasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa yang memiliki slogan "Datang sebagai tamu pulang membawa ilmu" itu yang sudah mengambil peran untuk membangun potensi desa.
Sehingga dapat membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya agar masyarakat semakin sejahtera.
"Kami hadir mempersiapkan masyarakat untuk mengambil peluang-peluang ini dan diharapkan meningkatkan penghasilan bagi masyarakat. Potensi Desa Cisaat yang bisa dikembangkan adalah potensi buah nanas, wisata edukasi susu sapi perah," katanya.
Baca Juga:
Buat Rencana Ketenagalistrikan, ALPERKLINAS Apresiasi Pemerintah Targetkan Interkoneksi Jaringan Listrik Internal dan Antarpulau Seluruh Indonesia
Menparekraf Sandiaga menjelaskan pada tahun 2016 desa ini sudah ditetapkan oleh Bupati Subang sebagai desa wisata.
Desa Wisata Cisaat juga menjadi desa wisata edukasi yang sudah didatangi 1.254 wisatawan pada 2016 dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 1.850 wisatawan.
"Subang ini destinasi yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan Jakarta dan menawarkan potensi yang menarik bagi wisatawan. Yang bisa diunggulkan adalah wisata edukasinya karena lain dari pada yang lain. Saya harapkan ini menjadi best practice bagi desa wisata lain," katanya.