Alih-alih melompat-lompat setelah makan, Anda bisa berjalan kaki segera setelah makan karena dapat benar-benar membantu mengatasi masuk angin.
2. Menjaga pola makan
Baca Juga:
PBSI Apresiasi Performa Atlet Muda Indonesia di All England 2026
Pola makan memainkan peran kunci dalam mengatasi angin yang terperangkap dalam tubuh. Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh atau mengandung pemanis buatan karena lebih cenderung menghasilkan gas yang menyebabkan perut kembung dan masuk angin.
Sejumlah makanan lainnya yang sering dikaitkan dengan gas meliputi kacang-kacangan, produk olahan susu, biji-bijian utuh, sayuran hijau, jagung, dan lain sebagainya.
3. Minum teh peppermint dan teh kamomil
Baca Juga:
Empat Talenta Muda Muara Enim Tembus Program Pembinaan Sepak Bola Sumsel 2026
Teh peppermint hangat dapat membantu mengurangi gejala masuk angin. Teh ini secara alami bebas kafein sehingga dapat diminum kapan saja sepanjang hari. Untuk hasil terbaik, minumlah secangkir teh peppermint sebelum makan.
Selain itu, teh kamomil juga merupakan minuman penenang yang banyak diminum orang sebelum tidur. Kamomil juga dapat memberikan efek menenangkan pada sistem pencernaan dan dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang terkait dengan angin yang terperangkap dalam tubuh.
4. Kurangi asupan produk olahan susu