Pembangunan danau sudah memasuki tahap awal, dan hingga kini, sekitar 3 juta meter kubik material telah digali dari lokasi proyek. Philip Gullett, Executive Director Trojena, menjelaskan progres tersebut sekaligus pendekatan berkelanjutan yang digunakan.
"Kami telah menyelesaikan sekitar 3 juta meter kubik penggalian di lokasi danau. Material hasil galian akan digunakan kembali untuk konstruksi bendungan dan dasar danau sebagai bagian dari strategi ramah lingkungan," ujarnya.
Baca Juga:
Perjalanan Kelompok Singa di Namibia Terpaksa Tinggalkan Gurun dan Berburu di Pantai
Meski ambisius, proyek ini menghadapi sejumlah tantangan besar, terutama terkait ketersediaan air di wilayah gurun. Untuk mengatasinya, Arab Saudi akan mengandalkan teknologi desalinasi (pengolahan air laut) yang ditenagai energi terbarukan.
Selain itu, faktor penguapan tinggi di wilayah gurun juga menjadi perhatian utama dalam menjaga keberlanjutan danau tersebut. Jika berhasil, danau ini tidak hanya menjadi ikon baru Arab Saudi, tetapi juga berpotensi menjadi model inovasi pengelolaan air di wilayah kering di seluruh dunia.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.