Sedangkan Kekristenan akan ikut tumbuh dengan tingkat yang lebih lambat, sekitar 35 persen.
Artinya, jika seandainya populasi dunia mencapai lebih dari 9,3 miliar di tahun 2050, maka 2,8 miliar orang di antaranya adalah Muslim, dan Kristiani sebesar 2,9 miliar jiwa.
Baca Juga:
Pakar BRIN Prediksi Hari Raya Idulfitri Serempak Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025
Peningkatan lainnya juga nampak pada agama lain, seperti Hindu (34 persen), dan Yahudi (16 persen).
Atau, sama dengan 1,3 miliar jiwa beragama Hindu dan 16,9 juta orang beragama Yahudi.
Meski jumlah populasinya juga bertambah, orang yang tidak percaya pada Tuhan atau dewa seperti agnostik mengalami penurunan persentase.
Baca Juga:
Suami Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Istri, Sah atau Tidak? Simak Penjelasannya
"Pada 2010, sensus dan survei menunjukkan, ada sekitar 1,1 miliar ateis, agnostik, dan orang yang tidak mengidentifikasi diri dengan agama tertentu. Pada tahun 2050, populasi orang yang tidak terafiliasi diperkirakan akan melebih 1,2 miliar," tulis para peneliti.
"Namun sebagai bagian dari semua orang di dunia, mereka tidak memiliki afiliasi agama diproyeksikan menurun dari 16 persen pada 2010 menjadi 13 persen pada pertengahan abad ini," imbuhnya.
Lantas, bagaimana populasi tiap agama bisa bertambah?