WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tahun baru biasanya dirayakan setiap negara pada pukul 00.00 waktu setempat.
Namun, perbedaan zona waktu di berbagai negara menyebabkan waktu perayaan tahun baru tidak serentak di seluruh dunia.
Baca Juga:
Salah Satu Solusi Masalah Sampah, MARTABAT Prabowo-Gibran Minta Pemerintah Daerah Tiru Pemkot Samarinda yang Tempatkan Insinerator di Semua Kecamatan
Indonesia, misalnya, memiliki tiga zona waktu sehingga masyarakatnya tidak serempak merayakan malam pergantian tahun.
Perbedaan waktu ini terjadi karena variasi zona waktu antarnegara.
Standar waktu internasional yang digunakan adalah Greenwich Mean Time (GMT), yang menjadi acuan untuk menentukan negara mana yang memulai hari lebih awal dibanding negara lainnya.
Baca Juga:
Punya Proyek Panas Bumi Terbaik di Dunia, ALPERKLINAS Desak Pemerintah dan PLN Maksimalkan PLTP untuk Dukung Energi Bersih
Lalu, wilayah mana yang pertama dan terakhir merayakan tahun baru?
Menurut informasi dari Time and Date, Kiribati adalah negara pertama yang merayakan tahun baru, khususnya di wilayah Kiritimati.
Jika mengacu pada Zona Waktu Indonesia Barat (WIB), wilayah Kiritimati sudah memasuki 1 Januari 2025 pada Selasa (31/12/2024) pukul 17.00 WIB.