Istilah ini juga sering dipakai sebagai sebutan bagi seseorang yang sangat totalitas atau all-out dalam menekuni hobi, minat, atau bidang tertentu.
Dalam konteks tertentu, plenger bahkan menjadi bentuk apresiasi, bukan hinaan, terhadap antusiasme dan dedikasi berlebihan seseorang.
Baca Juga:
Komnas HAM Soroti Unggahan Alumni LPDP, Literasi Digital Berperspektif HAM Ditekankan
“Kelakuannya makin plenger pas lagi nongkrong rame-rame,” menjadi salah satu contoh penggunaan kata tersebut dalam konteks bercanda.
Contoh lain penggunaan kata ini juga muncul dalam kalimat yang bernada positif.
“Dia sudah plenger sama dunia fotografi, tiap weekend pasti hunting foto,” ucap seorang pengguna media sosial dalam kolom komentar.
Baca Juga:
Viral Soal Paspor Anak, Suami Awardee LPDP Ikut Disorot dan Terancam Sanksi
Dari berbagai contoh tersebut, terlihat bahwa kata plenger bersifat fleksibel dan dapat bermakna netral hingga positif, tergantung konteks pemakaiannya.
Asal-usul kata plenger mulai ramai dibicarakan setelah diucapkan oleh Dono, salah satu talent di akun TikTok @BANGDO7.
Dalam sebuah video yang diunggah pada Kamis (29/2/2024), Dono diminta menilai wajah seorang pengguna TikTok bernama Yoga yang dikenal dengan panggilan Agoy.