WahanaNews.co | Teka-teki
pemicu matinya lima ekor kambing di Desa Kedungsari, Kecamatan Tegaldlimo,
Banyuwangi, secara misterius, akhirnya terjawab.
Baca Juga:
Curi Kambing Pakai Honda Brio, Pasutri Pedagang Sate di Bondowoso Ditangkap Polisi
Berdasarkan hasil rekaman kamera trap milik Taman Nasional
Alas Purwo (TNAP), rupanya kambing tersebut dimangsa kawanan anjing kampung
liar.
Kepala Taman Nasional Alas Purwo, Sucipto mengatakan, sejak
kejadian lima ekor kambing mati secara misterius, pihaknya memasang kamera trap
di TKP untuk mengidentifikasi hewan buas yang memangsanya.
"Kita pakai kamera trap yang biasanya kita gunakan
untuk mengidentifikasi satwa. Pada hari ke tujuh, kemarin hari Minggu kamera
berhasil memfoto hewan yang memangsa kambing warga," kata Sucipto saat
dikonfirmasi wartawan, Senin (7/6).
Baca Juga:
Cerita Keluarga Tersangka Penjaga Kambing di Serang Sempat Beri Uang Santunan
Foto-foto tersebut menunjukkan sejumlah kawanan anjing
mencoba masuk ke dalam kandang kambing milik warga. "Kalau kita lihat, ada
dua ekor anjing yang mencoba masuk ke kandang dan seekor berjaga di luar
kandang. Total ada sekitar 3 ekor yang kita identifikasi," ungkapnya.
Menurut Sucipto, berdasarkan hasil analisis pihaknya, hewan
pemangsa tersebut bukanlah hewan liar yang berasal dari TNAP. Melainkan kawanan
anjing kampung liar.
"Ternyata itu anjing kampung liar. Bukan ajak atau
anjing hutan yang berasal dari TNAP," ungkapnya.
Hal tersebut nampak dari ciri-ciri fisik maupun sifat dari
kawanan anjing liar yang tertangkap kamera. "Kalau ajak posturnya lebih
kecil. Kemudian kawanannya jumlahnya besar minimal 10 sampai 15 ekor,"
katanya.
"Sedangkan yang tertangkap kamera trap, posturnya besar
dan dalam kawanan kecil. Ini ciri-ciri anjing kampung liar," tambah
Sucipto.
Lima ekor kambing milik seorang warga Desa Kedungsari,
Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, mendadak mati secara misterius.
Sejauh ini, tambah Sucipto, belum ada laporan lagi mengenai
kasus ternak warga yang mati secara misterius. Hal tersebut dimungkinkan karena
warga mulai merapatkan lagi pagar kandang ternaknya sehingga hewan pemangsa
tidak bisa masuk.
Beberapa hari lalu, masyarakat Banyuwangi dihebohkan dengan
lima ekor kambing milik warga Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo yang mati
secara misterius.
Pada bangkai kambing-kambing itu, ditemukan bekas luka
gigitan di bagian leher dan luka menganga di bagian tubuh lainnya.
"Saya tahunya kemarin pas mau ngasih pakan. Saya
terkejut sebagian kambing saya sudah mati tergeletak di bawah. Total ada lima
ekor," kata Yusuf Umar (55) sang pemilik kambing, Senin (31/5). [qnt]