Berdasarkan pemeriksaan, para pelaku mengaku dibayar Rp2.000.000 per imigran untuk dibawa ke Kota Langsa.
Setiba di Langsa, ada agen lain yang akan melanjutkan pelarian para imigran ke Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga:
Malaysia Pimpin Upaya Regional Atasi Krisis Myanmar dan Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Saat ini ketiga pelaku dan empat imigran Rohingya berada di Mapolres Bireuen.
Diketahui, sebanyak 114 pengungsi Rohingya sebelumnya terdampar di Desa Alue Buya, Bireuen pada 6 Maret 2022.
Mereka tiba di bibir pantai tanpa sepengetahuan aparat dan warga sekitar.
Baca Juga:
UNHCR Terkendala Temukan Lokasi untuk Penempatan Pengungsi Rohingya di Aceh
Mereka pun dievakuasi ke gedung serbaguna Kecamatan Jangka.
Namun, warga setempat mengusir para pengungsi Rohingya karena karena mereka tidak terima ditegur saat ketahuan ingin melarikan diri dari tempat pengungsian.
Menurut rencana, para pengungsi Rohingya bakal dipindahkan ke Pekanbaru.