WahanaNews.co | Anggota Komisi 4 DPR RI dari Fraksi PDIP, H. Sutrisno mengatakan, pemerintah dituntut untuk berperan dalam mengatasi kendala pada pengembangan ekonomi masyarakat di pedesaan.
Pada dasarnya, lanjut Sutrisno, pemerintah harus memahami salah satu kendala masyarakat dalam mengembangkan aktivitas ekonomi nya, diantaranya adalah kendala permodalan.
Baca Juga:
Maruli Siahaan Jenguk Anggota PPSD Siahaan yang Kecelakaan di Medan
"Kemauan masyarakat untuk menumbuhkan aktivitas ekonominya itu tinggi, tapi kendalanya ya tidak ada modal," ujarnya saat mengunjungi masyarakat di Desa Sukapura, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Senin (20/2/2023).
"Masyarakat saat ini banyak yang tercengkram oleh bank emok akibat terdesaknya kebutuhan modal usaha. Padahal, kehadiran bank emok, sangat memberatkan masyarakat. Saya sering mendapatkan keluhan masyarakat, belum juga untung, sudah ditagih oleh bang emok. Kasian juga kan masyarakat," ucapnya.
Ia mengatakan, untuk masyarakat Jawa Barat, saat ini ada kebijakan pemerintah daerah melalui bank Bjb yang mengeluarkan kredit Mesra. Program tersebut merupakan bagian dari solusi membantu masyarakat dalam menyediakan modal usaha.
Baca Juga:
Anggota DPR RI Komisi XIII, Maruli Siahaan, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Medan
"Kesempatan (program kredit Mesra) jangan disia-siakan oleh masyarakat. Langsung saja ajukan pinjaman modal karena prakteknya sama harus berkelompok dan sama-dama bertanggung jawab," katanya.
Menurut dia, kredit Mesra tidak memerlukan jaminan, hanya saja ada administrasi yang dibebankan pada peminjam.
"Dengan biaya yang murah akan membantu masyarakat dalam menyediakan modal. Silahkan pergunakan sebaik-baiknya. Kalau ada kesulitan nanti saya bantu," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Sutrisno juga mengajak kader untuk mempersiapkan diri menjelang Pemilu 2024.
"Selama 4 tahun sudah keliling kemana-mana. Mudah-mudahan nanti pada Pemilu apa yang kami perjuangkan bisa bermanfaat bagi masyarakat," katanya. [sdy]