Tim patroli Quick Response kemudian bergerak cepat dan berkoordinasi dengan Brimob, Dinas Pemadam Kebakaran, tenaga medis, dan Basarnas.
Proses penyelamatan berlangsung cukup menegangkan karena kondisi emosional korban tidak stabil.
Baca Juga:
Ikuti Google Maps, Pemudik Banyumas Nyasar ke Hutan Pemalang
Petugas melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan korban yang diduga tertekan oleh persoalan rumah tangga.
“Kami segera bergerak ke TKP dan berkoordinasi dengan tim gabungan untuk melakukan penanganan secara cepat dan terukur,” jelas Petrus.
Setelah negosiasi yang berlangsung hampir dua jam, korban akhirnya luluh sekitar pukul 09.50 WIB.
Baca Juga:
Hujan Lebat Picu Banjir di NTB dan Banyumas, Lebih dari 400 KK Terdampak
Korban bersedia melepaskan pisau dapur yang dipegangnya dan mengurungkan niatnya.
Petugas langsung mengevakuasi korban yang tampak lemas untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Alhamdulillah, korban berhasil kami selamatkan. Selanjutnya langsung dibawa ke RS Banyumas untuk mendapatkan penanganan medis dan pendampingan lebih lanjut,” pungkas Petrus.