WAHANANEWS.CO - Dua pendaki asal Singapura yang hilang usai erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara ditemukan meninggal dunia dalam kondisi berpelukan dan terhimpit batu besar di dekat bibir kawah, Minggu (10/5/2026).
Kedua korban diketahui bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27) yang ditemukan tim SAR gabungan pada hari ketiga pencarian sekitar pukul 13.00 WIT.
Baca Juga:
Diskon Tambah Daya Listrik Hingga 50 Persen Resmi Dibuka, Berlaku Sampai 23 Juni
Kepala Kantor Basarnas Ternate Iwan Ramdani mengatakan jasad kedua warga negara Singapura tersebut ditemukan sekitar 13 meter ke arah utara dari bibir kawah Gunung Dukono.
"Kedua korban berada dalam satu titik dengan posisi terhimpit batu besar. Keduanya saling berpelukan dan kondisi tubuh sudah tidak utuh," ungkap Iwan.
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban menggunakan bodypack dari area bibir gunung untuk kemudian dibawa turun menuju posko induk di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
Baca Juga:
Ketegangan Memuncak, AS dan Iran Saling Klaim soal Status Selat Hormuz
Jenazah kedua korban tiba di posko induk sekitar pukul 17.43 WIT sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Tobelo untuk keperluan autopsi.
"Jenazah korban sekarang sudah dibawa ke RSUD Tobelo untuk keperluan autopsi," ucap Iwan.
Iwan menambahkan operasi pencarian korban erupsi Gunung Dukono resmi dinyatakan selesai setelah seluruh korban yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan dan dievakuasi.