Meski begitu, Pangdam yang sedang bertugas mengimbau seluruh warga agar langsung melapor jika menemukan serpihan peledak dan amunisi di sekitar rumahnya.
Kebakaran diduga akibat amunisi kedaluwarsa bergesekan
Baca Juga:
Polisi Amankan Senjata dan Amunisi Buatan Pindad Seharga Rp1,3 Miliar Untuk KKB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menduga salah satu penyebab kebakaran ini adalah amunisi yang sudah kedaluwarsa sehingga menjadi lebih sensitif untuk meledak.
Agus menjelaskan amunisi yang kedaluwarsa dapat meledak akibat gesekan dan gerakan.
"Ya, memang kalau sudah expired itu relatif sensitif dia. labil. dia kena gesekan, gerakan, kena panas dia akan mudah, mudah meledak," kata Agus kepada wartawan di lokasi, Minggu (31/3/2024).
Baca Juga:
3 Senpi & 300 Amunisi Ditemukan Seorang Warga di Hutan Sulteng
"Bisa, bisa dari situ. sementara bisa dari itu salah satunya (penyebab) ya," imbuhnya.
Kebakaran bukan karena human error
Agus juga memastikan tidak ada kecenderungan kebakaran ini diakibatkan oleh human error.