WAHANANEWS.CO, Bandung - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan media massa di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Dukungan tersebut dinilai penting agar media tetap mampu menjalankan perannya sebagai penyampai informasi yang akurat dan dapat dipercaya masyarakat.
Baca Juga:
Di Tengah Derasnya Arus Digital, Kemkomdigi Ingin Media Tetap Jadi Pilar Edukasi
Kepala Diskominfo Jawa Barat, Adi Komar, menyampaikan bahwa keberadaan media massa tidak boleh tergeser oleh kemajuan teknologi digital yang semakin masif.
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi melalui proses verifikasi yang ketat sebelum dipublikasikan.
Berbeda dengan arus informasi di media sosial yang memungkinkan siapa pun menyebarkan berbagai konten tanpa proses penyaringan yang jelas, media massa tetap menjunjung tinggi prinsip akurasi, keberimbangan, dan disiplin verifikasi.
Baca Juga:
Kasus Iklan BJB Rugikan Negara Rp222 Miliar, KPK Panggil RK Usai Lebaran
Hal inilah yang menjadi pembeda utama antara produk jurnalistik dengan konten berbasis algoritma AI atau unggahan bebas di platform digital.
Karena itu, Diskominfo Jabar berupaya memberikan dukungan konkret kepada perusahaan media, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penempatan belanja iklan pemerintah melalui perusahaan media massa.