Banyak pengiklan beralih ke platform digital karena dianggap memiliki jangkauan luas dan sistem berbasis data yang canggih.
Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya pendapatan sejumlah perusahaan pers.
Baca Juga:
Di Tengah Derasnya Arus Digital, Kemkomdigi Ingin Media Tetap Jadi Pilar Edukasi
"Kami mengharapkan campur tangan pemerintah agar terjadi keadilan iklan, agar tidak tersedot mayoritas kepada media sosial tapi juga ikut mempertahankan tegaknya sumbernya pers," kata Komaruddin dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026).
Komaruddin menegaskan, di tengah maraknya disinformasi dan banjir konten digital, media massa tetap memegang peran strategis sebagai penuntun publik dalam memperoleh informasi yang benar dan terverifikasi.
Keberadaan pers yang independen dan profesional dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan literasi informasi masyarakat.
Baca Juga:
Kasus Iklan BJB Rugikan Negara Rp222 Miliar, KPK Panggil RK Usai Lebaran
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.