WahanaNews.co | Ahli
menyebutkan fenomena hujan es yang mengguyur kawasan Cimahi, Kamis (1/7), adalah
peristiwa langka, sebagai dampak aktivitas awan Cumulonimbus.
Baca Juga:
Muncul Fenomena di Jawa-Nusa Tenggara, BMKG Keluarkan Peringatan Periode 1-4 Mei 2026
"Hujan es atau hailstone dalam meteorologi disebut
sebagai rare event phenomena (fenomena langka), karena karakteristiknya,"
jelas Dosen meteorologi di Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika (STMKG) Deni Septiadi, Jumat (2/7).
Sejumlah warga pun melaporkan terjadi hujan es di Cimahi.
"Area cimahi selatan desa utama, hujan es sangat lebat.
Hati hati," cuit akun @degixrezy.
Baca Juga:
Sudah Kemarau Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
Penyebab hujan es
Deni mengatakan hujan es tersebut disebabkan partikel solid
di bagian atas awan Cumulonimbus berupa bibit es (hailstone). Hailstone ini
lantas keluar dari sistem awan konvektif tapi tidak mampu dicairkan oleh
penguapan yang terjadi di atmosfer, sehingga jatiuh ke Bumi dalam bentuk es.