WAHANANEWS.CO - Aksi penyelamatan seorang perempuan berusia 18 tahun yang diduga disekap dan diperkosa mantan pacarnya di Kendari berujung ricuh setelah polisi dihujani lemparan batu oleh sekelompok pemuda hingga pelaku berhasil melarikan diri.
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (28/06/2026) malam saat polisi berupaya menyelamatkan korban setelah menerima laporan dari pihak keluarga.
Baca Juga:
Pemkab Kolaka Sewa Enam Pesawat Wings Air Angkut 431 Calon Haji 2026
Kapolresta Kendari Kombes Edwin L. Sengka mengatakan laporan awal diterima dari orang tua korban yang menyebut anaknya diduga diculik sehingga petugas langsung bergerak ke lokasi.
"Kami mendapatkan laporan orang tua korban bahwa anaknya diculik. Saat proses penyelamatan, terjadi perlawanan dari warga sekitar," kata Edwin, Senin (29/06/2026).
Dantim 1 Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Sulawesi Tenggara Bripka Boy Sagita menjelaskan situasi berubah mencekam ketika Tim Perintis Presisi tiba di lokasi karena petugas langsung mendapat serangan lemparan batu saat hendak mengevakuasi korban.
Baca Juga:
Sertu MB Oknum TNI Diburu Denpom Kendari, Kasus Kekerasan Seksual Anak
Sebagai upaya membubarkan massa dan mengendalikan situasi, polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun serangan batu dari warga tetap berlanjut.
"Personel kemudian tetap melakukan pengamanan dan standby di Mapolsek Kendari untuk menunggu perintah selanjutnya," jelas Bripka Boy.
Polisi akhirnya berhasil mengevakuasi korban ke dalam mobil dan membawanya keluar dari lokasi, namun di tengah situasi tersebut pelaku berhasil melarikan diri karena petugas harus menghindari serangan massa.
"Kami memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan, termasuk melakukan pendalaman terhadap sejumlah informasi dan mencari keberadaan pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran," jelasnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]