WAHANANEWS.CO, Bandung - Kerja sama teknis antara Pemerintah Kota Bandung dan Kota Kawasaki, Jepang, dalam bidang pengelolaan lingkungan air terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari proyek kerja sama internasional bertajuk Bandung City and Kawasaki City Gesuido Project (BKG) yang berfokus pada peningkatan kualitas pengelolaan air limbah domestik.
Baca Juga:
Siskamling Siaga Bencana Jadi Wadah Dialog Penataan Lingkungan RW Delapan Ancol
Manajer Unit Promosi Proyek Internasional, Misu Yukihiko, menjelaskan perjalanan serta capaian proyek BKG yang telah dijalankan selama tiga tahun terakhir.
Dalam paparannya, ia mengungkapkan bahwa persoalan pengelolaan air limbah di Kota Bandung masih menjadi tantangan serius, terutama karena sebagian besar wilayah belum didukung sistem pengolahan yang optimal.
Saat ini, lebih dari 80 persen kawasan di Kota Bandung masih mengandalkan jaringan perpipaan air limbah dan septic tank.
Baca Juga:
Damkarmatan Kota Bandung Siaga Bersihkan Jalan Pascamalam Tahun Baru 2026
Namun, pada praktiknya masih dijumpai berbagai permasalahan, seperti sambungan pipa yang belum terhubung secara sempurna sehingga limbah rumah tangga langsung bermuara ke sungai.
Selain itu, banyak septic tank yang tidak disedot secara berkala dan berisiko mengalami kebocoran, yang berdampak pada pencemaran lingkungan.
“Karena itu, kami menilai peningkatan kepedulian masyarakat menjadi poin penting yang harus dimasukkan dalam proyek ini,” kata Micu di Pendopo Kota Bandung, Rabu (21/1/2026).