WAHANANEWS.CO, Bandung - Pemerintah Kota Bandung membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, guna mencari solusi bersama terkait penataan bangunan liar di RW Delapan.
Dialog tersebut digelar dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan warga serta meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga:
Pemkot Bandung Bakal Bogkar Teras Cihampelas
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk berdialog dan menyerap aspirasi warga.
Sejumlah persoalan lingkungan dibahas, terutama keberadaan bangunan yang berdiri di atas bekas saluran air serta kawasan sepadan sungai yang dinilai berisiko terhadap keselamatan dan fungsi lingkungan.
Muhammad Farhan menjelaskan bahwa forum dialog ini dirancang agar setiap persoalan kewilayahan tidak hanya berhenti pada pembahasan di ruang rapat, melainkan dapat ditindaklanjuti secara konkret di lapangan.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Luncurkan City Branding Baru untuk Perkuat Identitas dan Daya Tarik Wisata
“Hari ini kita dengarkan masalahnya, besok kita lihat apakah yang dibicarakan bisa langsung dijalankan atau tidak,” ujar Farhan.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai dampak yang dirasakan akibat kondisi lingkungan yang belum tertata dengan baik.
Keluhan meliputi minimnya penerangan jalan umum, sistem drainase yang kerap menimbulkan genangan air, hingga persoalan pengelolaan sampah yang belum optimal.