Proyek BKG melibatkan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, di antaranya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Perumda Tirtawening.
Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan aparatur pemerintah, perusahaan daerah, hingga masyarakat dalam upaya perbaikan kualitas lingkungan air, sekaligus menyebarluaskan praktik pengelolaan yang baik.
Baca Juga:
Siskamling Siaga Bencana Jadi Wadah Dialog Penataan Lingkungan RW Delapan Ancol
Selama periode pelaksanaan proyek, tercatat sebanyak 13 kegiatan dilaksanakan di Kota Bandung dengan melibatkan 54 staf dari Pemerintah Kota Kawasaki.
Sebaliknya, staf dari Kota Bandung juga berkesempatan mengikuti lima kali pelatihan di Kawasaki dengan total 25 peserta.
Secara keseluruhan, sekitar 50 pertemuan telah diselenggarakan baik di Bandung maupun di Kawasaki sebagai bagian dari transfer pengetahuan dan pengalaman.
Baca Juga:
Damkarmatan Kota Bandung Siaga Bersihkan Jalan Pascamalam Tahun Baru 2026
Sejumlah output penting berhasil dihasilkan dari proyek ini. Pada output pertama, tim proyek menyusun berbagai materi edukasi yang ditujukan bagi staf dan masyarakat, termasuk video serta materi visual dengan karakter khusus agar pesan mudah dipahami dan menarik.
Output kedua difokuskan pada peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan di bidang pengelolaan air limbah.
Dua kali pelatihan staf telah dilaksanakan dengan melibatkan 172 peserta, dan hasil evaluasi menunjukkan sebanyak 84 persen peserta mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti pelatihan tersebut.