“Potensi Angin Geurutee bisa saja terjadi pada tahun ini tapi belum ada tanda-tanda tersebut akan terjadi dalam waktu dekat,” terangnya.
Kejadian angin kencang memang kerap kali terjadi dalam beberapa tahun, karena lokasi geografis Aceh yang langsung berhadapan dengan laut lepas dan itu membuat pertumbuhan awan cumulonimbus lebih sering.
Baca Juga:
Lapas Kutacane Klaim 45 Napi Sudah Kembali, Sisa 7 yang Kabur
Menyikapi fenomena alam ini, Andreas mengimbau masyarakat berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas luar rumah karena kerusakan yang ditimbulkan sangat luas jika terjadi angin kencang.
Sementara itu, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan puluhan rumah dan fasilitas umum di beberapa daerah rusak. Begitu juga dengan pohon yang ikut tumbang dan mengakibatkan pemadaman listrik.
Wilayah yang terdampak itu antara lain; Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Barat Daya, Pidie Jaya, Gayo Lues, Langsa, Sabang, dan Bener Meriah. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.