Satu gram emas dihargai Rp500 ribu yang dijual ke penadah.
"Jumlah yang didapat tidak tentu per harinya. Namun sebulan bisa dapat Rp3-5 juta dari jual serbuk emas itu," ujar Adi, salah satu penyelam lain.
Baca Juga:
Ditjenpas Sumsel Berikan Remisi Serentak bagi Ribuan Narapidana saat Nyepi dan Idulfitri
Pecahan Keramik
Benda yang juga sering ditemukan adalah pecahan keramik berupa mangkuk, piring, atau gerabah. Pecahan barang berbahan keramik tidak mahal dijual, namun tetap laku dijual di Pasar Cinde. Pecahan keramik dihargai Rp50-100 ribu, tergantung keutuhannya.
Baca Juga:
YLK Sumatera Selatan Ingatkan Warga Waspadai Produk Kedaluwarsa Jelang Lebaran 1446 H
Namun barang kuno berbahan keramik yang ditemukan utuh bisa sangat berharga. Paling mahal bisa mencapai Rp10 juta, tergantung kelangkaannya saat diidentifikasi umurnya.
Manik-manik berwarna-warni pun masih banyak ditemukan di Sungai Musi, juga koin-koin kuno beraksara China. Manik-manik yang ditemukan berbentuk butiran, kemudian diuntai agar bisa dibuat gelang atau kalung.
Yang paling berharga adalah benda berbahan emas, baik itu cincin, anting, maupun potongan perhiasan yang tak utuh. Meskipun jarang ditemukan, namun sekali dapat bisa berharga sangat mahal. Cincin emas dengan simbol agama Buddha yang menjadi koleksi Wisnu, sejak ditemukan pada 2018 masih disimpannya dengan baik.