"Sebanyak 9 pemuda Tulehu yang masih melakukan silaturahmi lebaran Idul Fitri di Negeri Tial langsung dievakuasi oleh aparat kepolisian, penjagaan dilakukan di pintu masuk Desa Tial, depan Rindam untuk menjaga warga Tulehu yang membalas dendam ke Tial," kata Janet.
Saat ini, kata dia, aparat keamanan tengah melakukan penggalangan terhadap tokoh-tokoh agama dan masyarakat kedua desa. Aparat juga meminta masyarakat tidak terprovokasi dan menyerahkan proses hukum kepada aparat kepolisian.
Baca Juga:
Konflik Sengit di Flores Timur: Perang Panah dan Tombak Berujung Kematian di Adonara
Puluhan aparat kini diterjunkan mengawal lokasi bentrokan. Ia mengklaim sampai dengan saat ini situasi bentrok sudah bisa terkendalikan oleh aparat kepolisian. Belasan saksi juga sedang diperiksa untuk kepentingan penyelidikan terkait kasus tersebut.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.