Pasalnya, sang ibu merupakan janda yang setiap hari bekerja dengan menjual ikan asap.
"Mungkin ia depresi karena faktor ekonomi. Ibunya adalah seorang janda, setiap hari berjualan ikan asap yang dijajakan ke kampung-kampung ditemani adik korban," jelasnya.
Baca Juga:
Wagub Jatim Emil Dardak Tinjau Perbaikan Jalan Nasional Babat-Lamongan oleh PUPR
Tetangganya, yakni Mat Ngali (38), yang saat itu hendak mencari buah jeruk, mendadak terkejut melihat seorang laki-laki dengan tubuh yang menggantung di pohon mangga.
Ia pun langsung melaporkan kejadian itu kepada kepala Desa hingga membuat laporan ke Polsek.
Namun, pihak keluarga enggan untuk melakukan autopsi pada jenazah NA dan memilih untuk langsung memakamkannya.
Baca Juga:
Gegara Cinta Ditolak, Remaja di Lamongan Diduga Bunuh Teman Wanitanya
Sedangkan, kejadian serupa juga terjadi belum lama ini.
Dikutip pada Senin (1/5/2022), seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan di Politani Kupang juga ditemukan gantung diri.
Ia diketahui mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon di samping rumahnya, di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.