Proses pindahan itu cukup terburu-buru. Sebab, mobil pickup itu hanya mengangkut barang sekali.
“Kalau orang pindahan kan dua sampai tiga kali angkut barang, ini cuma satu kali. Jam satunya itu langsung pergi, itu pun tampak buru-buru perginya," ujar dia.
Baca Juga:
Srikandi PLN Bekasi dan YBM PLN Salurkan Al-Qur’an dan Buku Bacaan untuk Santri TPQ Raudhatus Sholihat
Lantaran tidak sempat bertegur sapa dengan GSR saat proses perpindahan barang, Ineke lantas mengirim pesan WhatsApp kepada GSR untuk salam perpisahan, sekitar pukul 22.30 WIB di hari yang sama.
"'Mama GAF pindah? enggak sempat perpisahan kita, maafin Keke kalau ada salah'," demikian bunyi pesan yang dikirim Ineke kepada GSR.
Namun, pesan WA tersebut centang satu atau tidak terkirim hingga saat ini. Padahal sehari sebelumnya, pada 19 Mei, Ineke dan GSR sempat saling berkirim pesan.
Baca Juga:
YBM dan Srikandi PLN UP3 Bekasi Salurkan 150 Paket Daging Kurban untuk Warga Kayuringin Jaya
Aparat setempat bersama pihak keluarga sempat mendobrak rumah keluarga KF pada 28 Mei 2023 dan ditemukan sejumlah barang di sana.
Ineke mengatakan, di dalam rumah itu masih tersisa kasur, lemari, dan kompor.
Berdasarkan pantauan wartawan, Selasa (11/7/2023), di teras samping rumah juga masih ada sejumlah barang lain.