"Kami dari tadi pagi menunggu kejelasan, namun belum ada kepastian untuk pencairan. Makanya kami bermalam sampai tuntutan kami terealisasi," tegas Lisman, Rabu (8/6/202), pukul 00.46 WIT.
Lisman mengaku, para guru juga tengah mempersiapkan sejumlah kayu balok yang nantinya digunakan untuk memalang pintu Kantor Dinas Pendidikan Pulau Taliabu.
Baca Juga:
Meski Ketahuan Terseret Suap Hakim Rp40 Miliar, Pengacara Wilmar Group Minta Bebas
"Kalau belum ada kejelasan lagi dari pihak Diknas, kami akan blokir kantor ini dengan kayu, supaya tidak ada aktivitas perkantoran besok," tutupnya.
Sebelumnya, sejumlah guru di Kabupaten Pulau Taliabu menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, Selasa (7/6/2022).
Dalam aksi, mereka mempertanyakan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Guru pada 2021 yang belum dibayar hingga sekarang.
Baca Juga:
Ironis! Sebanyak 3.277 Guru di Raja Ampat Belum Menerima Hak, Diduga Ada Penggelapan Anggaran, DPRK Siap Bahas Melalui Pansus Dewan
Kata Lisman, TPP pada 2021 hanya dibayarkan selama 4 bulan.
Sementara TPP 2022, belum dibayar sama sekali. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.