WahanaNews.co | Seorang anggota TNI yang diketahui bertugas sebagai Babinsa di Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat menggunting rambut sejumlah siswa asal-asalan.
Video pencukuran itu pun beredar dalam video.
Baca Juga:
PLN UP3 Purwakarta Gelar Apel dan Doa Bersama Siaga Amankan Pasokan Listrik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Dalam video itu, sang Babinsa mengaku bertanggungjawab atas pengguntingan ini.
Tak hanya itu, kejadian itu viral karena hasil cukuran Babinsa yang asal-asalan. Cukurannya tidak beraturan. Sehingga, orang tua siswa murka atas kejadian itu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta angkat bicara soal rambut puluhan pelajar yang dicukur asal-asalan oleh Babinsa.
Baca Juga:
YBM PLN UP3 Purwakarta Turut Sukseskan Gelar Gebyar PKH 2025 “Satu Desa Satu Sarjana”, Berbagi Peralatan Penunjang Pendidikan dengan Semangat Jelang Hari Listrik Nasional
Pemerintah menganggap aksi cukur rambut oleh Babinsa tersebut untuk pembinaan.
Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta Purwanto mengatakan jika aksi Babinsa itu disinyalir karena kepeduliannya kepada anak-anak agar bisa merubah tingkah laku dari yang melanggar aturan hingga menjadi disiplin.
"Itu termasuk pembinaan, mitigasi banyak siswa yang terindikasi melakukan hal yang tidak baik, jadi (Babinsa) diundang untuk memberikan pembinaan, itu mungkin (cukur) bentuk kecintaan Babinsa kepada anak-anak , jadi dengan model kita dulu sering di gombak dulu saya pernah dan di anggap biasa," kata Purwanto, Kamis (07/09/2023).