Tanggapan Kampus UI: Bukan Sikap Resmi Universitas
Menanggapi polemik yang berkembang, UI menegaskan bahwa materi yang diproduksi organisasi kemahasiswaan tersebut bukan merupakan sikap resmi institusi.
Baca Juga:
Digerebek Saat Mesra, Pria Ini Tak Sangka Sedang Dijebak Jaringan Pemeras
Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Doktor Erwin Agustian Panigoro, MM, mengatakan unggahan yang menjadi sorotan merupakan kajian internal organisasi mahasiswa dalam konteks akademik.
Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Doktor Erwin Agustian Panigoro, MM, Jumat (3/7/2026). [WAHANANEWS.CO / Linkedin / Dr Erwin Panigoro]
"Kami memahami adanya perhatian publik terhadap konten yang diproduksi oleh salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Perlu kami tegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi institusi Universitas Indonesia," kata Erwin dalam keterangan resminya.
Baca Juga:
Thailand dan Singapura Masuk Daftar Negara yang Akan dan Sudah Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis
Ia menegaskan UI tetap berpegang pada Pancasila, nilai-nilai kebangsaan, dan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Erwin, referensi yang dikutip dalam unggahan tersebut merupakan literatur psikologi yang digunakan dalam kajian ilmiah, bukan bentuk dukungan terhadap suatu gaya hidup.
"Perlu diluruskan bahwa rujukan yang dikutip dalam konten merupakan literatur ilmu psikologi mengenai klasifikasi kesehatan mental yang berada pada ranah akademik. Rujukan akademik atas literatur keilmuan berbeda secara mendasar dari kampanye atau penyebaran gaya hidup. Universitas Indonesia tidak menyelenggarakan, tidak memfasilitasi, dan tidak mendukung kampanye penyebaran gaya hidup apa pun," tegasnya.