Darmawan menambahkan, begitu akses darat dinyatakan aman untuk dilalui armada pengangkut material, seluruh personel PLN akan segera melakukan percepatan perbaikan jaringan distribusi yang terdampak.
“Begitu akses darat aman untuk dilakukan pengangkutan material, PLN akan langsung bergerak cepat melanjutkan pemulihan jaringan agar listrik dapat segera dinikmati kembali oleh masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga:
Tantangan Berat Tak Hentikan PLN, Pemulihan Listrik AcehTerus Dipacu
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus mengupayakan penormalan 139 gardu distribusi yang terdampak di Kabupaten Aceh Tengah.
“Kami terus mengupayakan perbaikan gardu-gardu distribusi tersebut, termasuk jaringan distribusi dan sarana pendukung lain yang membutuhkan penanganan lanjutan,” jelas Eddi.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan keselamatan petugas dan keandalan sistem kelistrikan.
Baca Juga:
Jalur Langsa–Brandan Terputus, PLN Kerahkan 1.476 Personel dan Modifikasi Crane Jadi Tower Darurat
“Petugas kami di lapangan bekerja menyesuaikan kondisi infrastruktur dan medan, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan pasokan listrik,” tambahnya.
Upaya PLN tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan terima kasih atas komitmen dan kerja keras para petugas yang masih terus bertugas di lapangan hingga saat ini.
“Proses pemulihan masih berjalan dan para petugas PLN tetap bekerja di lapangan. Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh Tengah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi PLN dalam melayani masyarakat,” pungkas Haili.