"Kami akan terus mengawal komunikasi antara eksportir Indonesia dan buyer agar peluang tersebut dapat segera terealisasi menjadi transaksi," kata Roesfitawati.
Ia menjelaskan, salah satu peluang kerja sama berasal dari sektor produk berbasis kayu. Perusahaan Korea Selatan, DSP Co., Ltd., saat ini tengah menunggu pengiriman sampel wood powder dan wood pellet dari Indonesia sebagai tindak lanjut proses penjajakan bisnis.
Baca Juga:
Kemendag Terima 1.911 Layanan Konsumen, Aduan Elektronik dan Kendaraan Paling Dominan
Di sektor perikanan, Atase Perdagangan RI Seoul juga memfasilitasi penjajakan bisnis setelah Samsung Welstory menyampaikan kebutuhan produk braided frozen shrimp dan frozen squid dari Indonesia.
Sementara itu, importir Korea Selatan, Yujin Co., Ltd., yang telah lebih dari 15 tahun mengimpor keripik singkong Indonesia untuk jaringan restoran Kyochon, kini tengah menjajaki kerja sama dengan UKM PT Pareto Estu Guna untuk pengadaan berbagai varian produk keripik Indonesia.
"Kepercayaan buyer Korea Selatan terhadap produk Indonesia terus meningkat. Hal ini terlihat dari adanya importir yang tidak hanya mempertahankan kerja sama jangka panjang, tetapi juga mulai menjajaki produk-produk baru dari Indonesia. Kami akan terus memanfaatkan momentum ini untuk mendorong diversifikasi ekspor dan memperluas peluang pasar bagi pelaku usaha Indonesia," ujar Roesfitawati.
Baca Juga:
Kemendag Buka Seleksi Peserta Saudi Fashion & Tex Expo 2026, Pelaku Usaha Diajak Perluas Pasar Ekspor
Sementara itu, perwakilan CV Hortindo Agrokencana Farm, Ahmad Hadi R., mengatakan pendampingan yang diberikan Kemendag berperan penting dalam membantu perusahaannya memasuki pasar Korea Selatan.
"Kami sangat terbantu karena dipertemukan dengan buyer di Korea Selatan dan terus didampingi hingga berhasil memperoleh pesanan. Kami berharap dapat terus difasilitasi mengikuti pameran makanan di Korea Selatan agar semakin banyak peluang pasar yang dapat dijangkau," ujar Ahmad.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.