Darmawan menekankan bahwa koreksi data tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN menjaga kejelasan informasi publik, sebab capaian 93% sebelumnya adalah proyeksi yang baru dapat terwujud apabila penyaluran dari Arun menuju Banda Aceh berjalan mulus tanpa kendala teknis yang ternyata lebih rumit dari perkiraan.
“Ternyata menghadapi tantangan teknis yang sangat hebat,” jelas Darmawan.
Baca Juga:
Panglima TNI Mutasi 35 Perwira, Ada 27 Pati dan 8 Pamen
Ia mengatakan bahwa pihaknya memahami betul kekecewaan dan kesulitan masyarakat karena kondisi kelistrikan yang belum sepenuhnya stabil.
Namun ia memastikan seluruh tim PLN di lapangan bekerja tanpa henti dengan prioritas pada keselamatan, akurasi teknis, dan keberlanjutan jaringan agar pemulihan berlangsung kokoh dan tidak sekadar cepat.
Menurut Darmawan, tidak ada alasan apa pun yang bisa menghapus ketidaknyamanan publik, tetapi transparansi progres pemulihan adalah bentuk tanggung jawab PLN untuk menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan bahwa setiap perkembangan diinformasikan berdasarkan situasi real-time di lapangan yang terus berubah.
Baca Juga:
Prabowo Targetkan PLTS 100 Gigawatt, Indonesia Siap Ngebut Menuju Swasembada Energi
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.