Selain itu, kapsul ekstrak dan bubuk siap pakai juga banyak beredar.
UMKM biasanya memproduksi teh kering dalam kemasan berisi 40–60 sachet per kotak, atau mengolahnya menjadi serbuk suplemen.
Baca Juga:
Kemenperin Perkuat Daya Tahan Industri Perhiasan di Tengah Kenaikan Harga Emas Dunia
Proses pengeringan, sortasi, hingga standar kebersihan menjadi kunci penentu daya saing produk ekspor.
Di platform e-commerce global seperti Amazon, teh daun sirsak dengan isi 40–60 kantong biasanya dijual dengan harga US$12–US$15 per kemasan.
Harga ini mencerminkan adanya nilai tambah dari pengemasan modern serta biaya distribusi internasional.
Baca Juga:
Polres Tanjung Jabung Timur Libatkan TNI Dan Pol PP Lakukan Patroli Skala Besar, Jaga Kondusivitas Perayaan Imlek 2026 Tetap Aman
Bagi Indonesia, potensi ekspor daun sirsak mulai terlihat sejak 2021 ketika pemerintah daerah bersama pelaku UMKM melakukan pengiriman percobaan ke Jerman dan Korea Selatan.
Meski jumlahnya masih kecil dan bersifat sporadis, hal ini membuktikan bahwa pasar niche herbal dunia terbuka bagi produk daun sirsak jika mampu memenuhi standar sanitasi dan regulasi ekspor.
Namun, sejauh ini nilai ekspor daun sirsak dari Indonesia masih fluktuatif.