Ivan juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyusunan kebijakan, pengembangan komoditas unggulan, penguatan pelaku usaha, hingga pengembangan pasar lelang komoditas.
Sementara itu, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan SRG dan Pasar Lelang Komoditas, Diah Sandita Arisanti, menyampaikan bahwa percepatan implementasi SRG perlu diawali dengan persiapan yang matang, termasuk kesiapan daerah, kelembagaan, kelompok tani, serta proses perizinan.
Baca Juga:
Dari Limbah Denim ke Karya Bernilai, VersaLayer Gaungkan Fesyen Berkelanjutan
Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis PT KBI, Saidu Solihin, menjelaskan peran pusat registrasi dalam pengelolaan resi gudang serta manfaat mekanisme tunda jual bagi pemilik komoditas.
“SRG bermanfaat ketika pemilik barang membutuhkan likuiditas, namun belum ingin menjual saat harga belum optimal,” ujarnya.
Adapun Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum PT Danareksa, Andi Seto Gadhista Asapa, mengapresiasi penyelenggaraan forum tersebut. Ia menilai SRG berperan penting dalam menjaga stabilitas harga, khususnya saat masa panen, sehingga petani dan nelayan dapat memperoleh harga jual yang lebih baik.
Baca Juga:
Polda Jambi Gelar Rekonstruksi Kasus Tindak Pidana Rudapaksa
Menurut Andi, sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif kepada para pemangku kepentingan di daerah perlu terus dilakukan agar pemanfaatan SRG semakin optimal dan berdampak pada peningkatan perekonomian nasional.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.