WAHANANEWS.CO, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa PT PLN (Persero) telah menyiapkan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) lima kali lebih banyak dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru guna mendukung arus mudik dan balik Idul Fitri 1446 Hijriah.
"Dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik selama Lebaran, secara nasional kita menyiapkan lima kali lipat jumlah SPKLU dibandingkan dengan Natal dan Tahun Baru," ujar Yuliot Tanjung di Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/3/2025).
Baca Juga:
Tips PLN Amankan Listrik Rumah Saat Mudik Lebaran 2025
Di Provinsi Sumatera Barat, PLN setempat melaporkan telah menyediakan 60 unit SPKLU atau delapan kali lipat dari kebutuhan sebelumnya di daerah tersebut.
Wamen ESDM menjelaskan bahwa SPKLU yang disiapkan memiliki berbagai kapasitas, mulai dari level medium hingga fast charging, untuk memastikan efisiensi dan kenyamanan pengguna kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, merinci bahwa dari total 60 unit SPKLU yang disiapkan, satu unit berkapasitas 200 kilowatt (kW), lima unit dengan kapasitas 50 kW, satu unit 25 kW, 51 unit 22 kW, serta dua unit dengan daya 7,4 kW.
Baca Juga:
Sistem Digital Semakin Andal, PLN Siap Berikan Layanan Maksimal di Idulfitri 1446 H
Fasilitas SPKLU ini tersebar di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Agam, Kabupaten Dharmasraya, Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kota Padang Panjang, dan Kota Payakumbuh.
Selain itu, juga tersedia di Kota Solok, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Tanah Datar.
Dengan tersedianya 60 SPKLU di berbagai titik strategis, PLN UID Sumatera Barat berharap para pemudik, khususnya dari Pulau Jawa, dapat melakukan perjalanan ke Sumatera Barat dengan lebih nyaman tanpa kekhawatiran kehabisan daya kendaraan listrik.