WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode siaga Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Baca Juga:
PLN Siagakan 72 Ribu Personel, Pastikan Listrik Andal Selama Idulfitri 1447 H
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri bersama jajaran manajemen melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center yang berada di jalur utama mudik Tol Trans Jawa wilayah tengah.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional serta kualitas layanan yang diberikan kepada pengguna kendaraan listrik.
Dalam kunjungan tersebut, Arsyadany mengunjungi SPKLU Center di Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang.
Baca Juga:
1.496 Pemudik Diberangkatkan dalam Program Mudik Bareng ESDM 2026, PLN Siapkan Layanan Maksimal
Kedua titik ini merupakan bagian dari lima SPKLU Center yang telah disiapkan di Provinsi Jawa Tengah.
Tiga lokasi lainnya berada di Rest Area 319B Pemalang, kawasan Krapyak Semarang, dan Rest Area 438A Bawen, yang semuanya menjadi titik penting arus mudik kendaraan listrik.
Arsyadany menegaskan bahwa PLN berkomitmen penuh untuk menyediakan fasilitas pengisian daya yang tidak hanya andal, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat selama perjalanan mudik.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri (kedua dari kanan) saat melakukan peninjauan kesiapan SPKLU di Rest Area 343 Batang, Jawa Tengah.
"Di sini kami mengunjungi Rest Area 275A, ada 10 nozzle, ada 8 unit SPKLU. Tadi saya sudah berkomunikasi dengan pengunjung yang melakukan pengecasan, mereka merasa nyaman karena mengecasnya juga sangat mudah, dan di rest area ini, PLN juga sudah menyediakan posko serta lounge untuk tempat menunggu yang nyaman," ujar Arsyadany.
Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyediakan total 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.681 unit berada di sepanjang jalur mudik utama Trans Sumatera–Jawa–Bali.
Dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan jarak jauh dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
SPKLU Center yang disiapkan PLN memiliki keunggulan dibandingkan SPKLU reguler.
Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pengisian daya berkapasitas besar dengan dukungan teknologi Ultra Fast Charging (UFC), yang memungkinkan proses pengisian berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan metode pengisian biasa.
Selain itu, setiap SPKLU Center mampu menampung antara 10 hingga 20 kendaraan secara bersamaan berkat tersedianya banyak slot pengisian.
Hal ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang yang kerap terjadi di rest area selama puncak arus mudik.
Fasilitas pendukung lainnya juga disediakan, seperti ruang tunggu nyaman (cozy lounge), layanan operasional 24 jam, serta teknologi simultaneous charger yang memungkinkan satu perangkat mengisi dua kendaraan sekaligus.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang untuk memastikan seluruh SPKLU berfungsi optimal selama periode siaga Idulfitri.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri (tengah) didampingi General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi (kiri) sedang berbincang bersama salah satu pemudik pengguna kendaraan listrik, Bintang (kanan) membahas fitur layanan PLN Mobile yang semakin memudahkan para pengguna electric vehicle di lounge SPKLU Rest Area 343 Batang Sabtu.
“Saat ini terdapat 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah. Seluruh unit telah melalui proses pengecekan dan pengujian agar dapat beroperasi dengan optimal saat melayani masyarakat selama masa siaga Idulfitri,” ujar Bramantyo.
Respons positif juga datang dari masyarakat pengguna kendaraan listrik. Bintang, salah satu pengguna yang tengah mengisi daya di SPKLU Rest Area 343 Batang, mengaku terbantu dengan keberadaan fasilitas tersebut yang semakin luas dan mudah diakses.
“Pengisian dayanya cukup cepat dan fasilitasnya juga nyaman. Dengan adanya SPKLU Center seperti ini, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik jadi lebih tenang karena titik pengisian dayanya semakin banyak dan cepat,” ungkap Bintang.
Khusus untuk wilayah Jawa Tengah di jalur Tol Trans Jawa, PLN telah menyiapkan 79 unit SPKLU yang tersebar di 24 rest area.
Infrastruktur tersebut terdiri atas 5 unit Ultra Fast Charging, 17 unit Fast Charging, 29 unit Medium Charging, serta 28 unit Standard Charging.
Untuk mendukung kelancaran operasional, PLN juga menyiagakan 3.606 personel yang siap siaga selama masa mudik.
Selain itu, terdapat 2 unit SPKLU Mobile yang disiapkan sebagai solusi darurat apabila pengguna kendaraan listrik mengalami kendala di perjalanan.
Dalam upaya meningkatkan kemudahan akses, seluruh SPKLU kini telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile.
Melalui fitur Trip Planner dan AntreEV, pengguna dapat merencanakan perjalanan, menemukan lokasi SPKLU terdekat, serta memantau kondisi antrean secara real-time.
Sebagai bentuk pelayanan maksimal, PLN juga menyediakan layanan darurat 24 jam melalui Super Apps PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta layanan WhatsApp di nomor 087 77 1112 123.
Kehadiran layanan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama menjalani perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]