Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Kelurahan Cawang telah melakukan sosialisasi kepada seluruh Rukun Warga (RW) mengenai pentingnya pemilahan sampah dan pengelolaan sampah berbasis sumber.
“Jadi kegiatan pengolahan sampah ini sebagai contoh bagi warga. Kita harus memulai dari Kantor Kelurahan Cawang. Selain itu, kami juga sudah melakukan sosialisasi pemilahan sampah kepada seluruh RW yang ada di Kelurahan Cawang,” ungkapnya.
Baca Juga:
Pemkab Lebak Kelola Sampah Jadi 50 Ton RDF per Hari Melalui LSDP
Dalam pelaksanaannya, pengelolaan sampah di Kantor Kelurahan Cawang tidak hanya melibatkan warga dan petugas PPSU, tetapi juga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas melakukan pemantauan agar program berjalan secara optimal.
Gia berharap program tersebut dapat diterapkan secara luas di setiap RW sehingga mampu menekan volume sampah yang dihasilkan masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga melalui pemanfaatan sampah organik maupun anorganik.
“Saya berharap ketika program ini berjalan dan dilakukan di masing-masing RW, debit sampah yang ada, khususnya di Kelurahan Cawang, dapat berkurang. Selain itu, pengelolaan sampah juga dapat menjadi tambahan penghasilan bagi warga dari pemanfaatan sampah organik maupun anorganik,” tandasnya.
Baca Juga:
Prabowo Tiba di Jawa Tengah, Tinjau Pengelolaan Sampah hingga Proyek Hilirisasi
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.