Dengan koordinasi yang lebih intensif, diharapkan pelaku industri memperoleh kepastian dalam menjalankan usaha serta solusi atas berbagai kendala yang dihadapi.
Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan berbagai kebijakan mitigasi guna menjaga keberlanjutan sektor industri pengolahan. Langkah tersebut mencakup kemudahan akses bahan baku serta penyesuaian kebijakan impor untuk memastikan proses produksi tetap berjalan.
Pemerintah juga terus memantau sektor-sektor yang terdampak paling signifikan agar respons kebijakan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Baca Juga:
Pemerintah Perkuat Peran KEK sebagai Motor Transformasi Ekonomi Nasional
Di sisi lain, stabilitas makroekonomi tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah berupaya menjaga inflasi, nilai tukar, serta daya beli masyarakat melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.
Susiwijono menegaskan bahwa dinamika global saat ini memberikan tekanan yang luas terhadap industri manufaktur, baik dari sisi ketersediaan bahan baku maupun proses produksi. Oleh karena itu, gangguan rantai pasok perlu diantisipasi bersama karena berpotensi berdampak pada inflasi, nilai tukar, hingga daya beli masyarakat secara keseluruhan.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.