Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Rizky Aditya Wijaya, menambahkan bahwa pemanfaatan serat rayon sebagai bahan baku berbasis sumber daya alam dalam negeri menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga ketahanan industri.
Menurut Rizky, di tengah tekanan terhadap bahan baku petrokimia seperti polyester, keberadaan rayon memberikan alternatif yang kompetitif sekaligus memperkuat kemandirian industri nasional. Sinergi antara serat alam dan serat sintetis dinilai menjadi bagian dari strategi adaptasi industri dalam merespons dinamika global.
Baca Juga:
Kemenperin Percepat Transformasi Industri Menuju NZE 2050, Sektor Semen Jadi Fokus
Namun, ia juga mengakui bahwa beberapa subsektor masih menghadapi tantangan, khususnya industri yang bergantung pada bahan baku spesifik tanpa substitusi. Salah satunya adalah industri produk hygiene seperti popok, yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap komponen tertentu sehingga ketersediaannya menjadi krusial.
Pemerintah bersama pelaku industri kini memandang situasi ini sebagai fase penting untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari dinamika global. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari pemetaan bahan baku kritikal hingga identifikasi potensi risiko sejak dini.
Sebagai bagian dari penguatan kebijakan, Kementerian Perindustrian juga tengah mengembangkan sistem monitoring terpadu berbasis data real-time. Selain itu, sejumlah opsi kebijakan tengah dikaji, seperti pemberian insentif fiskal untuk bahan baku strategis, dukungan efisiensi energi, hingga penyesuaian kebijakan perdagangan.
Baca Juga:
Kemenperin Siap Tingkatkan Daya Saing Hilirisasi Industri Agro Nasional di Pasar Global
Pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan secara menyeluruh, baik dari sisi tarif, fasilitas fiskal, energi, maupun instrumen perdagangan, guna menjaga keseimbangan rantai nilai industri dari hulu hingga hilir.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.