Upaya tersebut membuahkan hasil. Burger TemCi mendapatkan pendanaan dan pembinaan melalui Program Wirausaha Baru Mahasiswa (WIBAWA) di UNS. Selain itu, mereka juga mengikuti seleksi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) sebagai langkah untuk memperluas skala usaha.
Pengalaman itu membawa mereka berpartisipasi dalam Program Campuspreneur yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan. Program ini menjadi wadah pengembangan kapasitas wirausaha muda, mulai dari inovasi produk, strategi pemasaran, hingga perluasan jaringan bisnis.
Baca Juga:
Wakapolda Jambi Terima Audiensi PLN, Perkuat Sinergi Pengamanan Infrastruktur Kelistrikan
Bagi tim Burger TemCi, keikutsertaan dalam Campuspreneur Expo menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk sekaligus memperoleh respons langsung dari pengunjung. Kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha muda dari berbagai kampus.
“Harapannya, Burger TemCi bisa terus berkembang dan dikenal lebih luas. Melalui Campuspreneur, kami juga bisa memperluas jejaring dan belajar dari wirausaha muda lain yang usahanya inspiratif,” kata Anggita.
Kehadiran Burger TemCi menjadi bukti bahwa bahan pangan lokal yang selama ini dipandang sederhana dapat diolah menjadi produk inovatif dan bernilai jual tinggi. Lebih dari sekadar bisnis, inisiatif ini turut membuka perspektif baru tentang potensi lokal yang sering kali terabaikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan berdaya saing.
Baca Juga:
Mendag Dorong Sinergi dengan Kadin Perkuat Perdagangan Nasional di Tengah Tantangan Global
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.