WahanaNews.co | Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta proses belanja pemerintah pusat, daerah hingga BUMN dikebut agar mampu membangun ketahanan ekonomi masyarakat.
"Saya ingin ingatkan lagi APBN, APBD, BUMN harus mampu membangun kemandirian serta ketahanan ekonomi,” ujar Jokowi dalam pengantar sidang Kabinet Paripurna, Senin (9/5/2022).
Baca Juga:
Penanganan Bencana Jadi Prioritas, Pemerintah Anggarkan Hingga Rp 60 Triliun di APBN 2026
Tujuannya adalah untuk menjaga menjaga konsumsi dan daya beli masyarakat yang tinggi di masa-masa Hari Raya Idulfitri 1443 M/2022 H.
“Sehingga percepatan realisasi belanja APBN, APBD dan juga di BUMN harus betul-betul disegerakan untuk menjaga konsumsi, menjaga daya beli," kata Jokowi.
Jokowi pun meminta agar para menteri terkait memonitor belanja di setiap kementerian lembaga hingga BUMN.
Baca Juga:
Menkeu Purbaya Tegaskan Pentingnya Patuhi Batas Waktu pada Akhir Tahun Anggaran
"Dan saya minta para menteri yang berkaitan dengan ini agar memonitor belanja-belanja di setiap kementerian lembaga dan juga di daerah dan juga di BUMN," sambungnya.
Selain itu, Jokowi meminta agar kualitas belanja diperhatikan.
Ia ingin belanja pemerintah berdampak pada ekonomi masyarakat ke bawah.