Ia menilai evaluasi yang dilakukan tim pelatih mampu diterapkan dengan baik oleh para pemain di lapangan.
Para pemain Jakarta Electric PLN Mobile, Agustin Wulandhari (kiri) dan Celeste Plak (kanan) melakukan blok untuk menahan smash dari pemain BJB Tandamata dalam lanjutan Proliga 2026 yang berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2026).
Baca Juga:
Program Diskon Tambah Daya PLN Dimanfaatkan 116 Ribu Pelanggan, Aktivitas WFH Kian Lancar
"Kami bersyukur bisa memperbaiki permainan hari ini. Evaluasi yang kita lakukan membuahkan hasil. Permainan anak-anak sangat solid, baik saat bertahan maupun saat menyerang," ucap Alim.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Alim mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus dan tidak cepat berpuas diri.
Menurutnya, persaingan menuju babak final four masih sangat terbuka bagi seluruh tim peserta Proliga 2026.
Baca Juga:
Kunjungan ke Bali, BAKN Tekankan Penguatan Energi Hijau dan Digitalisasi Listrik
“Tiket final four masih belum pasti. Kami masih harus terus berjuang. Dan kami akan terus evaluasi kekurangan kami dan juga meminta seluruh pemain untuk fokus,” tutur Alim.
Pada awal set pertama, Jakarta Electric PLN Mobile sempat tampil kurang fokus. Kesalahan serangan dari Celeste Plak membuat timnya tertinggal 0-3.
Namun, situasi tersebut tak berlangsung lama. Blok apik dari Agustin Wulandhari berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4 dan mengangkat kembali kepercayaan diri tim.