WAHANANEWS.CO, Jakarta - Harapan masyarakat untuk melintasi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) tanpa terputus dari Lampung hingga Aceh tampaknya masih harus menunggu karena sejumlah ruas strategis belum tersambung sepenuhnya.
Pemerintah memastikan pembangunan JTTS tetap berlanjut pada 2026, namun penyelesaiannya masih dilakukan secara bertahap sesuai prioritas ruas yang dianggap paling mendesak.
Baca Juga:
Transformasi BUMN Pertambangan Bergulir, MARTABAT Prabowo-Gibran: Saatnya Indonesia Naik Kelas Lewat Hilirisasi
Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat ditemui di Gedung DPR RI, Selasa (2/6/2026).
"Proyek Tol Trans Sumatra (JTTS) masih berlanjut, tapi mungkin prioritas ruas mana dulu, jadi bertahap, mungkin masih kepotong-potong tahun ini, belum bisa full dari Lampung sampai Aceh," kata Dody.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah ruas yang menghadapi kendala pembebasan lahan sehingga penyambungan penuh jaringan tol belum dapat diwujudkan dalam waktu dekat.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Percepatan Energi Terbarukan, PLN Dinilai Siap Hadapi Tekanan Kurs dan Harga Minyak
Pemerintah juga belum merinci ruas mana saja yang akan siap beroperasi sepanjang tahun ini.
Meski demikian, pembangunan tetap berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
"Pembangunan tetap bertahap setiap tahunnya, jadi ya belum bisa tahun ini full dari Lampung sampai Aceh," ujar Dody.
Saat ini, jaringan Tol Trans Sumatra masih menyisakan sejumlah titik yang belum tersambung sehingga perjalanan darat dari Pulau Jawa menuju wilayah utara Sumatra belum sepenuhnya dapat ditempuh melalui jalan tol.
Pada koridor Palembang menuju Jambi dan Pekanbaru, masih terdapat beberapa ruas yang belum terhubung sehingga pengguna jalan tetap harus melintasi Jalan Lintas Timur Sumatra setelah keluar dari ruas tol yang tersedia.
Kondisi serupa juga terjadi pada jalur setelah Pekanbaru menuju Tebing Tinggi.
Hingga kini belum tersedia ruas tol yang menghubungkan seluruh jalur tersebut sehingga pengguna kendaraan masih harus memanfaatkan jalan nasional setelah melintasi Tol Pekanbaru-Dumai.
Di wilayah Aceh, penyambungan tol dari arah Medan juga belum rampung sepenuhnya.
Saat ini ruas tol yang telah beroperasi dari arah Sumatra Utara masih berakhir di kawasan Langsa.
PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor sekaligus pengelola proyek JTTS mengungkapkan masih terdapat sekitar 1.618 kilometer ruas tol yang belum terbangun.
Sementara itu, total rencana pembangunan JTTS mencapai sekitar 2.800 kilometer yang membentang dari Lampung hingga Aceh.
Besarnya skala proyek membuat proses pembangunan membutuhkan ketelitian tinggi serta dukungan penyelesaian lahan yang tidak selalu berjalan mulus.
Kendala pembebasan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah menjadi salah satu faktor utama yang membuat penyambungan penuh Jalan Tol Trans Sumatra dari Lampung hingga Aceh belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]