Dalam pertemuan tersebut, Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam memperluas akses pasar ekspor melalui berbagai perjanjian perdagangan.
Saat ini, Bridgestone Indonesia mengekspor produknya ke sekitar 70 negara dengan Australia, Jepang, dan Malaysia sebagai pasar utama.
Baca Juga:
Kemendag Terima 1.911 Layanan Konsumen, Aduan Elektronik dan Kendaraan Paling Dominan
Meski demikian, Mukiat mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi perusahaan. Salah satunya adalah keterbatasan pasokan karet alam dalam negeri akibat menurunnya produksi nasional sehingga perusahaan masih harus mengimpor sebagian bahan baku untuk memenuhi kebutuhan produksi.
Selain itu, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib terhadap sejumlah komponen yang belum diproduksi di dalam negeri dinilai berpotensi memengaruhi kelancaran proses produksi.
Di pasar ekspor, Bridgestone Indonesia juga menghadapi tantangan akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR) di Uni Eropa. Karena itu, perusahaan berharap penyelesaian IEU-CEPA dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia, termasuk melalui penurunan tarif bea masuk.
Baca Juga:
Kemendag Buka Seleksi Peserta Saudi Fashion & Tex Expo 2026, Pelaku Usaha Diajak Perluas Pasar Ekspor
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Budi memastikan Kemendag akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk membantu mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi industri ban, termasuk dalam upaya memperluas akses pasar ekspor.
Bridgestone Indonesia telah beroperasi sejak 1973 dengan fasilitas produksi di Bekasi dan Karawang, Jawa Barat. Perusahaan juga mengusung komitmen keberlanjutan melalui program Bridgestone E8 Commitment yang berfokus pada delapan nilai, yakni Energy, Ecology, Efficiency, Extension, Economy, Emotion, Ease, dan Empowerment.
Selain itu, perusahaan tengah mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas Authorized Economic Operator (AEO) guna meningkatkan efisiensi logistik sekaligus memperkuat daya saing ekspor ke berbagai negara tujuan.