“Kita tahu bahwa waktu pelaksanaan sangat terbatas, maka percepatan harus diperhatikan harian tanpa mengabaikan mutu, keselamatan, dan kesiapan operasional,” ujar Fadjar.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian/lembaga yang telah berjalan, termasuk pelaksanaan verifikasi lapangan di 22 lokasi Sekolah Rakyat serta tiga kali rapat koordinasi lintas sektor yang telah dilakukan sebelumnya.
Baca Juga:
Usai Bencana Sumatra, Pejabat PU Ungkap Butuh Dana Besaar Untuk Rehabilitasi
Menurut Fadjar, program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik gedung semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masa depan bangsa melalui peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“KSP percaya, dengan konsolidasi yang kuat, eksekusi yang disiplin serta ketegasan di setiap lini, target 20 Juni 2026 bukanlah suatu hal yang mustahil,” tegasnya.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.