Dilansir dari Business Korea, Politisi dari Korea Selatan, Kang Min-kuk mengatakan pada 18 Agustus 2022 bahwa DSME buru-buru memesan fasilitas kapal selam inti seharga 80 miliar won, meskipun kontrak tidak berlaku. Kang mendukung pernyataannya dengan data dari Bank Pembangunan Korea.
Baca Juga:
Total Armada Capai 165 Kapal, TNI AL Diperkuat 5 KRI di 2024
Kapal Selam Ketiga Korsel Sudah Diterima Prabowo
Indonesia menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk memperbarui kekuatan 'hantu laut' atau Marinir Angkatan Laut. Satu kapal selam hasil kolaborasi Korea Selatan-Indonesia bernama Alugoro-405 resmi akan beroperasi.
PT PAL Indonesia (Persero) sebagai galangan yang membuat kapal selam ini resmi menyerahkannya kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Rabu (17/3/21).
Baca Juga:
Tragedi Kecelakaan Kapal Nelayan di Korea Selatan: 7 Tewas, 1 WNI dalam Pencarian
"Kita sadari bersama betapa pentingnya pertahanan kita. Kita sedang membangun kemampuan pertahanan kita. Bukan karena kita ingin gagah-gagahan. Bukan karena kita ingin mengancam siapapun. Tidak. Berkali-kali, turun temurun dari pendiri bangsa kita, kita tegaskan bahwa bangsa Indonesia cinta damai tapi lebih cinta kemerdekaan," ujar Prabowo. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.