WAHANANEWS.CO, Jakarta - Isu kepemilikan saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) yang kembali menyeret nama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan langsung ditepis dengan bantahan keras dan tantangan terbuka untuk pembuktian.
Luhut menegaskan tidak memiliki keterkaitan kepemilikan saham apa pun dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL), perusahaan yang tengah disorot publik karena diduga berkontribusi terhadap kerusakan hutan dan bencana lingkungan di Sumatra Utara.
Baca Juga:
Luhut Bicara Terbuka: Ini yang Membuat Indonesia Kurang Dipercaya Dunia
Bahkan, Luhut menyatakan sejak lebih dari dua dekade lalu justru menolak keberadaan perusahaan yang sebelumnya bernama PT Inti Indorayon Utama tersebut.
“Kalau ada orang nuduh saya punya saham, saham mana? Tunjukin,” kata Luhut dikutip dari akun Instagram pribadinya, Selasa (13/1/2026).
Ia menegaskan bahwa satu-satunya saham yang dimilikinya hanya berada di perusahaan miliknya sendiri.
Baca Juga:
Luhut Bantah Terlibat di Toba Pulp Lestari, Sebut Semua Klaim Tak Berdasar
“Saya tidak pernah punya saham kecuali di perusahaan saya di PT Toba Sejahtera,” ujarnya.
Luhut menjelaskan bahwa di bawah PT Toba Sejahtera terdapat PT Kutai Energi yang memiliki izin usaha pertambangan batu bara di Kutai Kartanegara sejak 2003 atau 2004.
“Di situ ada Kutai Energi, satu-satunya yang punya IUP batu bara yang saya dapat tahun 2003 atau 2004 di Kutai Kertanegara,” katanya.